Dajjal adalah seorang anak Adam (Ia
bukan dari golongan jin, dan bukan pula keturunan dari perpaduan manusia dan
jin seperti yang disangkakan oleh sebagian orang). Ia mempunyai ciri-ciri yang
jelas yang dapat dikenali oleh setiap mukmin apabila ia telah keluar. Dia lahir
sekitar zaman Nabi Sulaiman A.S. (menurut pendapat Iman Al-Barzanji),
dibesarkan tanpa ibu bapak (dia dibawa pergi dari ibu bapanya setelah ramai mengesyaki
keganjilannya dan diletakkan di bawah peliharaan seorang pendeta di sebuah
biara). Dia hidup terpisah dari keluarga.
Diantara ciri-cirinya adalah
seperti dua sabda RasulullahSallallahu ‘Alaihi wa Sallam berikut ini :
1. ‘Sesungguhnya Al-Masih
Ad-Dajjal seorang laki-laki pendek, berkaki bengkok, keriting rambutnya, buta
sebelah matanya, dan matanya kabur tidak menonjol dan tidak juga cekung, jika
ia memperdayai kalian maka ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidaklah buta sebelah’
[Shahih. HR. Ahmad 23144, Abu Dawud 4320]
2. ‘Tidak ada seorang Nabi pun
kecuali telah memperingatkan ummatnya tentang Dajjal yang buta sebelah lagi
pendusta. Ketahuilah bahwa Dajjal buta sebelah matanya sedangkan Allah tidaklah
buta sebelah. Tertulis diantara kedua matanya; Kafir (yang mampu dibaca oleh
setiap muslim).[HR. Al-Bukhari 7131,7408, Muslim 2933]
Dajjal adalah seorang laki-laki
yang masih muda, berkulit merah, yang buta adalah mata sebelah kanannya
bagaikan buah anggur yang menonjol keluar, diatas mata kirinya ada daging
tumbuh dan ia adalah seorang laki-laki mandul yang tidak mempunyai anak.
MISTERI DAJJAL
Dengan ketentuan Allah, tanah
kelahirannya ditimpa bencana akibat kemaksiatan yang berleluasa namun atas
sifat Rahman dan Rahim Allah, dia diselamatkan dari bencana kemusnahan itu dan
dibawa tinggal di sebuah pulau di Laut Yaman serta hidup bersama makhluk Allah
bernama Jassasah.
Ketika dia mulai dewasa, dia
bebas keluar dan kembali ke pulau itu, dia mengembara sekitar benua berhampiran
atas dorongan Allah untuk mencari kebenaran (menjadi janji Allah, setiap
makhluk berakal lagi mukalaf akan didatangkan kalimah Al-Haq sebagai saksi dan
hujah untuk berhadapan dengan-Nya di padang Masyar kelak).
Bertemu dengan para nabi
antaranya Nabi Harun A.S., Nabi Harun A.S. dan Nabi Isa A.S. Namun dia tidak
juga mahu menerima kebenaran.
DAJJAL DIPASUNG DAN TERBELUNGGU
Dia kembali ke pulau tempat
tinggalnya setelah puas melihat kehidupan manusia dengan berbagai pengetahuan
baru. Apabila dia tiba ke pulau asalnya itu, dia ditangkap oleh Jassasah dan
dipasung kerana telah lahir nabi akhir zaman, Muhammad S.A.W. (berdasarkan
maklumat yang terhimpun dari lebaran purba). Dia tetap dipasung di situ serta
diberi makan selayaknya.
Dia bertanya mengapa diperlakukan
begitu?
Maka kata Jassasah “Telah lahir
seorang nabi yang ummi yang membawa rahmat ke seluruh alam dan ditahan segala
bentuk fitnah..” lalu Jassasah memperincikan kisah kehidupan Nabi S.A.W. yang
ummi itu.
Sungguh Dajjal tidak percaya dan
mengatakan Jassasah adalah makhluk yang dengki di atas kelebihan yang ada pada
dirinya. Maka dengan izin Allah, Dajjal menerima kunjungan Tamin Ad-Dari ketika
di dalam pasungan [ Hadis dari Fatimah Al-Qais].
Hasil pertemuannya dengan Tamin
Ad-Dari maka dia mengesahkan kata-kata Jassasah namun segala-galanya sudah
terlewat kerana dia telah menjadi insan yang ingkar (kafir) seperti Iblis yang
menolak
perintah sujud kepada Adam A.S.
PASUNGAN TELAH DELERAI DAN DAJJAL TERBEBAS
Pasungan dan ikatannya tererai
ketika kewafatan Rasulullah S.A.W. dan dia meninggalkan pulau itu dengan niat
tidak akan kembali lagi, bimbang akan dikenakan pasungan kali kedua
(berdasarkan maklumat yang terhimpun dari lebaran kitab purba).
Kemudiannya dia bebas mengembara
(riwayat Ibnu Huzaimah di dalam ‘At-Tauhid dan Ath-Thabrani dalam Al-Muj’am’)
dan mengembangkan segala fitnahnya. Dia bertemu dan hidup dengan manusia silam
serta mengajar mereka dengan berbagai ilmu dan meninggalkan berbagai
tanda/monumen aneh, seperti :
“ – sebagai manusia misteri dalam
tamadun Mayan – Jurubina sebenar Piramid Mayan
– sebagai Shi Huangdi (Maharaja Pertama China) – pembina Tembok Besar
China, Piramid dan formasi patung
perajurit Terracotta
– pembina Piramid Giza dalam tamadun Mesir Purba (logiknya, mengapa
para arkeologi tidak berupaya menemukan bukti-bukti penggunaan teknologi dalam
pembinaan sesuatu monumen hebat seperti itu)
– pembina bongkah batu misteri
Stonehenge(batu-batu tersebut disusun sedemikian adalah di atas sumber mata-mata air yang tidak terbit, kita
sedia maklum bahawa kemarau panjang selama 3 tahun akan berlaku pada waktu
munculnya Dajjal)
–
Malah lebih mengejutkan, Merlin adalah Dajjal
yang menyamar di alam manusia.
(Berdasarkan isi kandungan lain dalam buku ini).”
Dia juga memberitahu para
pengikutnya bahawa dia akan kembali satu hari nanti, dan kini dia diam dan
berada di alam jin, bergaul dengan mereka demi memanjangkan usianya serta
menjarakkan tempoh dan saat kemunculannya (pendapat penulis).
Realitinya :
–
Piramid dibina untuk memuatkan stargate (pintu
gerbang yang menghubungkan alam manusia dengan alam jin)
– Adalah mustahil bagi tamadun
terdahulu untuk memiliki pengetahuan yang hanya ditemuikan oleh ilmuan Islam
pada abad ke-5 Masihi
–
Kesemua watak yang dimainkan oleh Dajjal dalam
tamadun terdahulu (Lord Pacal, Viracocha, Tutankhamun dan Shi Huangdi) sebagai
wakil tuhan atau anak tuhan matahari. Penjelmaan Dajjal dalam tamadun ini
adalah dalam bentuk manusia tua yang berjanggut.
–
Dia menjanjikan kemunculan semula sesudah
kematiannya (sebenarnya kembalinya dia ke alam jin) sebagai penyelamat di akhir
zaman.
Dia hanya akan keluar setelah
semua rancangannya tidak berjalan seperti dijangka. Dalam keadaan marah, dia
mengatur saat kemunculannya ke alam dunia (hadis riwayat Muslim dan Ibnu Hibban
dalam As-Shahih).
Dia menimbulkan huru-hara dunia
dengan mencetuskan Perang Dunia melalui proksinya Iluminati dan Freemasons dan
muncul ketika saat kemunculannya dinantikan di Khurasan (riwayat At-Tarmidzi,
Ibnu Majah dan Al-Hakim di dalam ‘Al-Mustadarak’)
Apabila ia muncul di dalam bentuk
penyamaran dengan wajah seorang pemuda – mirip wajah seorang penyelamat yang
kini digambarkan oleh penganut Kristian dan mengaku dirinya sebagai nabi – Isa
al Masih.Semua penganut Kristian dan Yahudi memang menanti kemunculan ‘The
Messiah’.
Maka mudahlah dia menghimpunkan
kaum Yahudi, Kristian, Hindu, Buddha dan penganut Kabbalah di bawah nama ajaran
baru – New Age, atheis, penganut ajaran kultus (cult) dan sebahagian besar umat
Islam yang fasik.
Tidak ketinggalan juga, mereka
yang terpengaruh dengan ajaran liberal dan modenersim (kajian penulis, bahkan
hampir seluruh penghuni bumi terpengaruh dengan Dajjal. Selama dia hidup, dia
berusaha untuk mempengaruhi seluruh penduduk bumi, muslim – mukmin tulen yang
saya gambarkan di dalam bab ‘Keajaiban Surah Al-Khafi’).
WAKTU TURUN DAJJAL
Tidak diketahui kapan turunnya
Dajjal. Lantaran turunnya Dajjal ada kaitannya dengan hari kiamat, sedang hari
kiamat sendiri tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya melainkan Allah
Subhanahu wa Ta’ala. Yang jelas, munculnya Dajjal adalah merupakan tanda-tanda
sangat dekatnya hari kiamat.
TEMPAT KELUAR DAJJAL
Dajjal muncul di perbatasan
antara wilayah Syam dan Iraq. Dari Nawwas bin Sam’anRadhiyallahu ‘Anhu berkata,
‘Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam menuturkan tentang Dajjal,
‘Sesungguhnya ia muncul di daerah perbatasan antara Syam dan Iraq, sehingga
berbuat kerusakan di kanan dan di kiri.’ [HR. Muslim 2937]
MASA DAJJAL DI MUKA BUMI
Dajjal tinggal di muka bumi ini,
hanya selama 40 hari. Sehari seperti setahun, sehari seperti sebulan, sehari
seperti sepekan, dan sisanya seperti hari-hari biasa. [Lihat HR. Muslim 2937]
TEMPAT YANG DIDATANGI DAJJAL
Dajjal akan masuk pada setiap
negeri dengan membawa fitnahnya [termasuk negeri kita ini] kecuali Makkah dan
Madinah lantaran semua jalan yang menuju ke sana dijaga malaikat dengan
berbaris. Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Tidak ada satu
negeri pun, melainkan semua diinjak oleh Dajjal. Kecuali Makkah dan Madinah.
Semua jalan yang menuju kesana dijaga dengan malaikat dengan berbaris. Maka
berhentilahDajjal disebuah kebun [di pinggir kota Madinah]. Madinah berguncang
tiga kali. Lalu keluarlah semua orang-orang kafir dan munafik dari kota Madinah
menemui Dajjal.’ [HR. Al-Bukhari 1881 dan Muslim 2943]
Diriwayat yang lain Dajjal tidak
dapat masuk ke empat masjid yaitu, Masjid Al-Haram, Masjid Nabawy, Masjid
Al-Aqsha, dan Masjid Ath-Thûr. [Shahih. HR. Ahmad 24085. Lihat Ash-Shahihah
2934]
PENGIKUT DAJJAL
Pengikut Dajjal yang terbanyak
adalah dari kalangan Yahudi. Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
‘Para pengikut Dajjal adalah dari kelompok Yahudi Isfahan [salah satu wilayah
Iran] tujuh puluh ribu orang yang memakai topi penutup kepala.’ [HR. Muslim
2944]
FITNAH DAJJAL
Fitnah [ujian] Dajjal merupakan
fitnah yang paling besar sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat,
karena Allah menciptakannya dengan memiliki kemampuan yang luar biasa yang
tidak bisa dicerna oleh akal manusia. Dengan kemampuan yang dimilikinya itu ia
mengaku dirinya sebagai tuhan. Ia memiliki surga dan neraka, tetapi neraka
miliknya adalah surga, sedangkan surga miliknya adalah neraka. Ia dapat
memerintahkan langit agar menurunkan hujan dan memerintahkan bumi agar
menumbuhkan tanaman. Ia mampu menempuh perjalanan di bumi dengan sangat cepat
seperti hujan yang diterpa angin, menghidupkan yang mati dan lainnya sebagai
fitnah bagi kaum muslimin.
MATINYA DAJJAL
Sementara Dajjal asyik dengan
perbuatan-perbuatannya yang merusak di bumi, Allah mengutus Isa bin Maryam
kemuka bumi di menara putih sebelah timur Damaskus untuk membunuh Dajjal. Dan
tugasnya pun berhasil, Nabi Isa berhasil membunuh Dajjal di bab Lûd [suatu desa
dekat Baitul Maqdis, di Palestina]. [Lihat HR. Muslim 2937]
MENJAGA DIRI DARI FITNAH DAJJAL
1. Berlindung kepada Allah Ta’ala
dari fitnahnya, setiap selesai dari tasyahhud akhir. Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Apabila salah seorang diantara kalian telah
selesai dari tasyahhud akhirnya, maka berlindunglah kepada Allah dari empat
hal; dari adzab kubur, fitnah hidup dan mati, serta kejahatan fitnah Al-Masih
Ad-Dajjal.’ [HR. Muslim 588]
2. Menghafal sepuluh ayat pertama
dari surat Al-Kahfi. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
‘Barangsiapa yang hafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, dia terjaga
dari fitnah Dajjal.’ [Shahih. HR. Abu Dawud 4321]
3. Maha suci Allah yang
melindungi umat Islam yang tinggal di Mekkah dan Madinah. Semoga Allah pun
memberikan perlindungan pada kita semua.
Ya Allah , kami berlindunglah
kepada Mu dari empat hal, dari adzab kubur, fitnah hidup dan mati, serta
kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal. Aamiin ya Robbal alamin.
Wallahu a'lam bishawa

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih sangat bermanfaat sekali. Semoga kita tetap pada lindungan Allah swt. Aamiin
BalasHapusFaedah
BalasHapusterimakasih infonya, kunjungi http://bit.ly/2QgJDkS
BalasHapusmaksih om info nya , lmya jadi penmbah pengetahuan saya
BalasHapusTakutnya sy 😥
BalasHapusThanks infonya membantu sekali🙏🙏
BalasHapusAdmin tolong diperluas lagi pengetahuannya, jangan membuat kontradiksi atau menyesatkan, keterangan diatas dikatakan dajjal sudah bebas setelah wafat Nabi Muhammad S.A.W, kemudian hanya hidup didunia selama 40 hari atau kurang lebih 1 tahun beberapa bulan dan akhhirnya mati di bunuh nabi Isa A.S,Fakta sekarang bagaimana ? Apakah Nabi Isa sudah turun ?
BalasHapusSaya bantu, jawab...
HapusBerdsarkan analisa sy dari tulisan di atas. Sbnrnya sy juga baru sadar, jika trnyta Dajjal telah bebas dari belenggu di pulau pengasingan yg dijaga oleh mahluk bernama Jassasah ketika Nabi Muhammad Saw tlah wafat. Dia telah mengelilingi dunia dan meninggalkan bangunan2 kuno sprti Piramida & ajaran2 sesat sprti Illuminaty & Freemansory di muka bumi.
Namun untuk bisa mencapai tujuan utamanya dia harus bisa bertahan hidup hingga akhir zaman, dan satu2nya cara untuk memanjangkan umurnya adalah masuk ke alam jin, klo sy tdk salah jangka waktu alam jin setara alam akhirat (setahun sprti sehari).
Jika ada kekurangan dan kesalahan mhon dimaafkan krn ini hanya sebatas analisa sy.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus