Setiap pasangan suami istri
menginginkan rumah tangganya langgeng dan berlangsung terus sampai tua atau
maut hadir memisahkan, setiap pasangan yang mengikrarkan akad pernikahan pasti
menanamkan tekad tersebut, maka dalam batas-batas tertentu tidak keliru kalau
ada yang berkata, menikah sekali seumur hidup, sebagai ungkapan tekad
mempertahankannya sekuat daya dan upaya agar ia tidak bubar di tengah jalan.
Akan tetapi dalam perjalanannya pernikahan bukanlah tanpa tantangan dan
rintangan, kata orang, pernikahan adalah sampan yang berlabuh di lautan, ia
tidak mungkin terbebas dari hantaman ombak dan terpaan angin, jika penumpang
sampan mampu mengatasinya dengan baik niscaya sampan akan sampai di pulau
seberang dan yang ada di atasnya selamat, begitulah perumpamaan pernikahan.
Ombak dan angin besar yang bisa
menenggelamkan sampan pernikahan dan terbukti melalui penelitian dan pengamatan
bahwa ia pemicu tertinggi dan nomor wahid bagi karamnya perahu perkawinan
adalah ketika pasangan ‘melirik’ orang lain, tatkala pasangan termakan
kata-kata, ‘rumput tetangga lebih hijau’. Karena lebih hijau ia lebih sedap
dipandang dan lebih menyejukkan mata. Kata-kata dari orang-orang yang hatinya
dibalut dengan penyakit syahwat yang kotor.
Inilah selingkuh yang dalam kamus
agama Islam dikenal dengan zina. Anda mungkin berkata, kami tidak melakukan,
kami tidak berbuat, kami hanya sekedar tertarik, saling pandang, berbicara,
curhat, kami sekedar berteman akrab, jalan bareng, makan bareng, saling mengunjungi,
saling bergurau dan bercerita, saling…. Dan seterusnya. Kepada Anda saya
katakan, jika Anda telah bersuami atau beristri maka itulah selingkuh. Cobalah
renungkan hadits Nabi saw berikut ini.
كُتِبَ
عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيْبُهُ
مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَمَحَالَةَ، فَالعَيْنَانِ
زِنَاهُمَا النَّظَرُ، وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الإِسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الكَلاَمُ، وَاليَدُ زِنَاهَا البَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الخُطَا، وَالقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
.
“Dicatat atas Bani Adam bagiannya
dari zina, pasti dia mendapatkanya tidak mungkin tidak, maka dua mata zinanya
adalah memandang, dua telinga zinanya adalah mendengar, lisan zinanya adalah
berbicara, tangan zinanya adalah memegang, dua kaki zinanya adalah melangkah,
dan hati menginginkan dan mendambakan, hal itu dibenarkan oleh kemaluan atau
didustakannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).
Karena telah terbukti bahwa
selingkuh yang sama dengan zina merupakan kapak terbesar yang merobohkan dan
meruntuhkan bangunan rumah tangga, hal itu karena siapapun yang masih memiliki
fitrah yang lurus pasti menolak dan melepehnya bahkan pelaku zina itu sendiri.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Umamah berkata, Seorang anak muda datang
kepada Nabi saw, dia berkata, “Ya Rasulullah, izinkanlah aku berzina.” Maka
orang-orang berkumpul di sekelilingnya, mereka menghardiknya, mereka berkata,
“Diamlah kamu, diamlah kamu.” Nabi saw bersabda, “Dekatkanlah dia ke mari.”
Maka anak muda itu didekatkan, Nabi saw bersabda, “Duduklah,” Anak muda
tersebut duduk. Nabi bertanya, “Apakah kamu menyukai zina untuk ibumu?” Dia
menjawab, “Tidak demi Allah, aku korbankan diriku untukmu.” Nabi bersabda,
“Orang-orang juga tidak menyukainya untuk ibu mereka.” Nabi bertanya, “Apakah
kamu menyukai zina untuk putrimu?” Dia menjawab, “Tidak demi Allah, aku
korbankan diriku untukmu.” Nabi bersabda, “Orang-orang juga tidak menyukainya
untuk putri mereka.” Nabi bertanya, “Apakah kamu menyukai zina untuk saudara
perempuanmu?” Dia menjawab, “Tidak demi Allah, aku korbankan diriku untukmu.”
Nabi bersabda, “Orang-orang juga tidak menyukainya untuk saudara perempuan
mereka.” Nabi bertanya, “Apakah kamu menyukai zina untuk bibimu dari bapakmu?”
Dia menjawab, “Tidak demi Allah, aku korbankan diriku untukmu.” Nabi bersabda,
“Orang-orang juga tidak menyukainya untuk bibi dari bapak mereka.” Nabi
bertanya, “Apakah kamu menyukai zina untuk bibi dari ibumu?” Dia menjawab,
“Tidak demi Allah, aku korbankan diriku untukmu.” Nabi bersabda, “Orang-orang
juga tidak menyukainya untuk bibi dari ibu mereka.” Lalu Nabi saw meletakkan
tanganya di atasnya sambil bersabda, “Ya Allah, ampunilah dosanya, bersihkanlah
hatinya dan jagalah kehormatannya.” Dia berkata, “Setelah itu anak muda
tersebut tidak melirik kepada apa pun.
Hal yang sama berlaku untuk suami
istri karena jika tidak maka suami manapun yang berfitrah lurus ketika ditanya,
Apakah kamu rela istrimu berzina? Jawabannya bisa dipastikan, hal yang sama
pada istri, jika dia ditanya dengan pertanyaan yang sama niscaya jawabannya
pastilah sama. Lebih dari itu fitrah yang lurus juga akan menolak ketika
misalnya ia dijodohkan dan disandingkan dengan pelaku dosa ini.
Firman Allah, “Laki-laki yang
berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang
musyrik, dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki
yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas
orang-orang yang mukmin.” (An-Nur: 3).
Firman Allah, “Wanita-wanita yang
keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat
wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang
baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh
mereka (yang menuduh itu), bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”
(An-Nur: 26).
Ciri – ciri dan tanda suami muali selingkuh
1. Berkurangnya Kehangatan Suami
Jika dahulu suami sering sekali
memberikan ciuman atau sekedar pelukan untuk menunjukkan kasih sayangnya pada
Anda, Namun sekarang hal itu jarang sekali dilakukan, bisa jadi itu karena
faktor emosional yang mungkin telah berkurang karena wanita lain. Sebelum
mencurigainya, Tanyalah pada suami Anda kenapa dia mulai berubah dan mengurangi
kehangatannya pada Anda.
2. Suami Sulit Dimengerti
Aktivitas suami diluar memang
sangat menyita waktu apalagi jika itu sudah menyangkut pekerjaannya. Namun
ketika suami pulang larut malam atau pulang telat dan memberi jawaban yang
tidak masuk akal setelah anda tanya. Menjadi sebuah pertanyaan besar jika
jawaban suami terlalu berbelit-belit. Perubahan sikap suami yang kini sulit
dimengerti bisa jadi merupakan ciri dan tanda suami Anda sudah mulai
berselingkuh dengan wanita lain.
3. Sikap Suami Yang Tiba-Tiba
Berubah
Sebelumnya sikap suami sangat
tidak terlalu istimewa di mata Kita, Namun secara tiba-tiba suami memberi
perhatian khusus yang sangat berlebihan dari biasanya. Anda patut mencurigai
perubahan suami Anda tersebut, dan tanyakan kenapa Dia bersikap berlebihan
menunjukkan cintanya pada Anda. Karena perubahan tersebut suami lakukan untuk
menutupi kesalahannya pada Anda.
4. Suami Sering Memeriksa
Handphone
jika biasanya suami Anda tidak
peduli dimana handphone nya diletakkan, tapi sekarang berubah dimana suami
lebih sering memeriksa dan mengecek keberadaan handphone beberapa menit sekali.
Kemungkinan hal ini disebabkan karena suami Anda takut jika Anda membaca dan
melihat pesan-pesan dari seorang yang dilarang untuk Anda baca.
Bicaralah dengan suami dengan
pikiran dan hati yang tenang. Mencari solusi yang terbaik dan selalu tawakal
kepada Allah SWT, hanya kepadaNya tempat kita mengadu dari semua permasalahan
di dunia ini.

0 Response to "Fakta Seseorang yang Berselingkuh"
Posting Komentar